Senin, 18 Mei 2020

Ban Kursi Roda

Standar ban belakang kursi roda dari pabrik, ada yang menggunakan ban mati (tanpa dipompa) dan ada juga yang ban hidup (harus dipompa sesekali waktu). Di mana kelebihan dan kekurangan antara dua pilihan tersebut.

Ban mati, memang praktis. Mau dipakai kapan saja, siap. Setiap ada kelebihan, pasti juga ada kelemahan. Kelemahan ban mati kursi roda dirasakan saat medan yang dipakai untuk dilalui tidak rata, bergelombang, tajam, berbatuan, dlsb. maka benturan yang terjadi, akan merusak ban mati (karena gompal), karena tidak fleksibel.  Dan ban mati memang cocok untuk penggunaan indoor. Walaupun di outdoor juga bisa. Bagaimana dengan ban hidup? Ban hidup memang tidak praktis. Sebab pada saat dipergunakan, kondisinya kempes dan harus dipompa. Kalau di rumah tersedia pompa, maka tinggal memompanya saja sekitar 5 menit. Jika tidak, terpaksa harus dibawa ke tukang tambal ban atau pomp bensin yang menyediakan kompresor. Kelebihannya di medan yang tidak baik pun bisa dilalui dengan fleksibel. 
Dari jajak pendapat, konsumen lebih memilih ban mati. Karena dipikirnya, gak mau repot. Kalau suatu saat rusak, tinggal ganti saja dengan yang baru.  Ini bukan disarankan, tetapi lebih ke pendapat pribadi.   

Bagaimana pendapat Anda pribadi? Jika masih belum jelas, silakan hubungi Sinshe Hans di telepon/whatsapp 0819 3261 8088 atau 0896 8121 6666. 

Ban Kursi Roda

Standar ban belakang kursi roda dari pabrik, ada yang menggunakan ban mati (tanpa dipompa) dan ada juga yang ban hidup (harus dipompa se...